Selasa, 11 September 2012

Pada postingan kedua ini saya akan menulis artikel dari beberapa sumber tentang bencana kebanjiran.
Sebelum saya menulis artikel tersebut terlebih dahulu saya menyebutkan beberapa sember yang saya ambil untuk membuat artikel tersebut.
                   ·         http://id.wikipedia.org/wiki/Banjir
·         http://www.g-excess.com/499/pengetahuan-penyebab-banjir/
·         http://www.kerjadibali.com/lowongan/tips-efektif-mencegah-banjir/
·         detik.com, antara.com dan bbc.uk
Definisi Banjir:
                                     Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya.
Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar kecuali jika air mencapai daerah yang dimanfaatkan manusia seperti desa, kota, dan permukiman lain.
Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami. Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan.
Penyebab Banjir:
·              Illegal loging (Penebangan hutan liar)
·              Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air.
·              Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan penanaman kembali pada daerah/hutan-hutan yang baru ditebangi.
·              Tidak adanya lagi tanah resapan untuk digunakan air sebagai tempat baginya beristirahat dikala hujan turun. Tidak ada lagi lahan hijau sebagai tempat resapan air tanah.
Contoh-contoh banjir yang terjadi di beberapa tempat di dunia: 
   Banjir di Australia:
                                 Banjir ini terjadi di kawasan Wangga Utara, New South Wales, Australia. Banjir ini disebabkan karena meluapnya sungai Murrumbidgee setinggi hampir 11 meter yang mengakibatkan 9000 orang mengungsi.


          Banjir di Pakistan   
                                        Banjir ini terjadi di Barat Laut Pakistan. Banjir ini disebabkan karena musim hujan deras yang terjadi di Barat Laut Pakistan. Banjir ini menewaskan 1.400 orang.
          Banjir di China
                                                 Banjir ini terjadi di  Beijing, China. Banjir ini disebabkan karena hujan deras yang terus-menerus terjadi pada hari sabtu sore dan berlangsung sampai pada malam hari. Banjir ini menyebabkan 37 orang meninggal dunia. 27 dari 30 korban yang meninggal dunia disebabkan karena tenggelam di tengah-tengah banjir.
           Banjir di Brazil
                                                      Banjir ini terjadi di sebelah Utara kota Rio de Janerio, Brazil. Banjir ini disebabkan karena hujan deras yang terus-menerus terjadi di wilayah tersebut. Banjir ini menyebabkan lebih dari 506 orang meninggal dunia.
          Banjir di Belanda
                                                             Banjir ini terjadi di Barat daya Belanda. Banjir ini disebabkan karena hujan deras yang berlangsung selama berjam-jam. Banjir ini mengakibatkan puluhan rumah terendam oleh air banjir.
           Cara untuk mencegah dan menanggulangi banjir adalah
                             Cara Mencegah dan Mengatasi Banjir:
·         Mendirikan bangunan atau konstruksi yang fungsinya untuk menghambat meluapnya sejumlah volume air di suatu kawasan seperti membangun kanal air, bendungan dan tanggul.
·         Menjaga kelestarian alam. Terutama pada kawasan sungai yang menjadi salah satu tempat yang dimanfaatkan untuk meakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari seperti melestarikan hutan di hulu sungai, tidak membuang sampah ke sungai, tidak membuang limbah rumah tangga dan industri ke sungai.
·         Menjaga kebersihan dimanapun kita berada. Terutama di tempat-tempat yang sangat vital. Yaitu tempat yang kemungkinan menjadi sumber penyebab terjadinya banjir. Seperti selokan dan pinggiran sungai.
·         Membuat lubang biopori yang berfungsi untuk meningkatkan daya resap air.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi siapapun yang ingin menambah pengetahuan, yang ingin menyelesaikan tugas dan juga sebagai bahan untuk ujian dsb.
                     
        


Tidak ada komentar:

Posting Komentar